Rabu, 26 Juni 2013

Teka Teki

1 + 1 =.....
1  + 2=   ?
1 + 3 =.....?


satu ditambah satu lebih baik bagi saya.

Senin, 24 Juni 2013

Ikatan

tidak ataupun belum mengenal
kesempatan yang begitu langka, sebenernya aku ingin menyimak  tapi ada saja amanah yang harus diselesaikan, ya tentu seja aku mengalah. selian itu akupun merasa lelah sehingga. sungguh andai ku dapat mengulang waktu aku ingin melihat saudara-saudaraku memperjuangkan kerja kerasnya di atas panggung juara. hanya sedikit yang aku yang ku lihat dan ku dengar namun kebaikan yang kulihat dan kudengar semga saja dapat tumbuh sampai t berbunga, berbuah. Buah yang berbiji yang menjadi harapan.
Sungguh kesempatan yang begitu langka. aku tidak terlalu mengenal namun perpisahan begitu terasa dalam
aku tidak begitu paham, namun seperti ada ikatan batin yang mendekatkan.
ya selamat berjuang saudara-saudaraku

Rabu, 12 Juni 2013

IMAJINASI



Menjelang Pemilu 2014, Terapkan Sistem Lembar Komputer
Pemilu (pemilihan umum)  yang memilih calon pemimpin untuk menjadi pemimpin, pemilu dilaksanakan hampir di semua lapisan pemerintahan, dari pemilihan preseiden sampai dengan pemilihan kepala desa. Tapi coba lihatlah sistem pemilu yang digunankan di Indosesia ini, awalnya menggunakan sistem coblos dan sekarang menggunakan sistem atau tata cara mencontreng yang dihitung jumlah perolehan suaranya oleh para panitia. Peralihan tatacara ini tidak menunjukan perubahan yang  signifikan, jadi sistem pemilu tersebut sama sekali tidak ada bedanya jika dilihat dari sudut pandang pemungutan suarannya yang dihitung secara manual oleh manusia itu.
Perubahan tatacara tersebut sangatlah tanggung, dalam perubahan sistem tatacara seorang pemilih ingin memilih pilihannya menggunakan contreng ini, tetap saja terjadi kecurangan baik dari segi pemungutan suara ataupun pemalsuan identitas.
Untuk mengurangi kecurangan serta mengukur kebenaran data, pemilu selanjutnya menggunakan sistem LK (lembar komputer) dengan menggunaka tatacara ini akan lebih efektif dan efesien. Efektif dalam menjamin kevalidan datanya dan efesien dalam segi pemungutan suaranya, karena yang mengoreksi hasil tersebut adalah komputer.
Cara  menggunakan lembar komputer ini juga dapat dikembangkan, misalnya dengan cara para pemilih menyampaikan suaranya yang dilakukan secara massal atau bersama-sama dengan ketentuan 20 sampai dengan 40 pemilih suara dalam satu periode (dilakukan dengan bersamaan). Para pemilih dan panitia dapat melakukan aktivitas lainnya sebab menggunakan pelaksanaannya yang efisien. Atau komputer bisa diprogram agar dapat mengoreksi lembar pemilu komputer dengan cukup tulisan atau contreng saja sehingga para pemilih tidak banyak mengalami kesulitan dalam peralihan sistem pemilu ini. Kelebihan lainnya juga pemungutan suara yang dilakukan secara cepat dan akurat.
Dalam orang yang melakukan kecurangan pun akan sulit, bahkan tidak bisa sama sekali kali. Sistem yang dirancang pada komputer untuk mengukur kevalidan data sudah tidak diragukan lagi karena identitas seperti tanda tangan yang asli akan dibaca oleh komputer karena di lembar komputer tersebut pemilih wajib mengisi identitasnya (sederhana) serta tanda tangan. Seumpama ada pihak yang menggugat terjadi kecurangan dengan diadakannya pemilihan ulang, hal tersebut akan sulit terjadi karena data-data pemilih yang sudah dikoreksi dalam komputer tersebut bisa dijadikan sebagai bukti bahwa tidak ada kecurangan ataupun rekayasa.
Tantangan dalam menggunakan sistem lembar komputer ini terkait dengan dengan sosialisasi  serta kebijakan pemerintah untuk menerapkan sistem baru ini. Sosialisasi kepada pemilih maupun para panitia. Agar mereka benar-benar paham dengan sistem lembar komputer ini. Sosialisasi sebaiknya dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan menggunakan media ataupun tanpa media/tatap muka langsung. Tentunya juga sosialisasi ini dilakukan secara merata diseluruh daerah nusantara termasuk daerah pelosok.
Jika ingin maju berarti harus ada gerakan yang solid.
Oleh: Abdul Rohman Nurfaal



PeKelas Ekonomi masih Dicantumkan?




Kelas Ekonomi kereta Api (KA) dihapuskan, namun Mengapa Kelas Ekonomi masih Dicantumkan?
Mulai 1 April, 2013 dengan resmi Kelas Ekonomi KA dihapuskan, dan diberlakukan. Aturan baru ini tentu mendapat banyak  respon dari masyarakat terutama pengguna jasa KA namun aturan tersebut terap diberlakukan
. Di Yogyakarta, stasiun Lempuyangan sekitar jam 10 pagi, 7 April 11 , 2013 suasana stasiun menjadi sepi, tidak seperti biasanya yang sudah banyak orang yang mengantri untuk mendapatkan tiket. Hanya sekrang hanya terdapat beberapa orang saja. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh aturan baru tersebut dan ini sangat mungkin terjadi.
 Mulai 1 April 11, 2013 aturan ini diberlakukan, itulah yang tertulis di papan informasi Lempuyangan. awalnya  lega rasanya melihat papan informasi tersebut sebab jelaslah bahwa tarif KA kelas ekonomi masih di tertera di papan informasi terbsebut. Yang membedakan dengan papan informasi yang dahulu adalah terdapat jadwal pemberanggkatan KA baru pada papan informasi yang baru, dan tidak tertera tarif setiap KA. Sedangankan papan Informasi yang dulu masih tertera tarif KA untuk semua kelas.
“Sesekali saya mengamati papan informasi tersebut sambil berfikir,  apakah papan informasi itu benar adanya? Untuk meyakinkan bahwa tarif ekonomi masih berlaku saya mencoba untuk membeli salah tiket salah satu KA kelas ekonomi yang bernama Gaya Baru Malam Selatan ke saya elesalas ekonomi tentunya. Setelah saya selesai menulis formulir tiket, saya lansung menuju loket (rebservasi). Saya tidak perlu mengantri karena kondisinya sepi. Ternyata apa yang terjadi setelah saya ke loket pegawai loket tersebut berkata seratus empat puluh ribu mas untuk tiket dari stasiun Lempunyangan sampai ke Ciledug, Cirebon, Jawa Barat. Saya sempat bertanya kepada pegawai, bukannya tiga puluh tiga lima ratus. Kemudian menjawablah pegawai, maaf untuk semua KA kelas ekonomi, sekarang sudah dihapuskan.” ungkapan Nurfaal berdasarkan pengalamannya.
Berdasarkan cerita di atas papan informasi yang mencantukan bahwa KA kelas ekonomi masih ada sangat tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal tersebut seolah merupakan penipuan atau pembodohan bagi calon penumpang oleh pihak pengelola KA. Untuk apa dicantumkan KA kelas ekonomi tetapi faktanya KA Kelas ekonomi sudah ditiadakan. Bisa saja ini merupakan cara mimikat calon penumpang KA kelas ekonomi atau ketidaktahuan mereka  terhadap peraturan baru yang dibuat oleh pegawainya atau sebab-sebab lainnya.

Minggu, 09 Juni 2013





JURUSAN/PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Alamat : Kampus UNY Karangmalang Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 586168 Psw 369 
A.     LATAR BELAKANG
          Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS)  pada awalnya terlahir dengan nama Program studi Pendidikan Sosial (PS) pada tanggal 19 September 1955, saat ini  menjadi salah satu program studi  di lingkup Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, memfokuskan diri pada kajian-kajian di luar sistem persekolahan, merujuk pada Undang-undang  No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional secara operasional Program Studi Pendidikan Luar Sekolah diarahkan pada penyiapan tenaga PLS yang berkemampuan mengelola satuan pendidikan luar sekolah, memfasilitasi proses pembelajaran dan memperhatikan warga belajar dalam berbagai dimensinya, mengarahkan pada kepemilikan dan perkembangan intelegensi, kebutuhan belajar, keterampilan belajar, keterampilan fungsional, keterampilan wirausaha, serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional, dan kemandirian masyarakat.
B.     VISI dan  MISI
1.     VISI :
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah yang unggul di tingkat nasional yang berlandaskan ketaqwaan, kemandirian, kecendikiaan, dan berwawasan kebangsaan.
2.     MISI :
a       Mengembangkan praksis pendidikan luar sekolah yang memberdayakan masyarakat yang berkarakter
b       Membelajarkan masyarakat secara berkelanjutan menuju tercapainya masyarakat belajar yang berlandaskan nilai-nilai ketakwaan. Kemandirian dan rensponsif terhadap tuntutan masyarakat
c       Menyelenggarakan pendidikan professional yang berbasis penelitian
d       Melaksanakan  praktek pembelajaran dalam bidang dan program pendidikan luar sekolah.

C.    TUJUAN
Program Studi Pendidikan Luar Sekolah menyelenggarakan pendidikan akademik program studi S1 Pendidikan Luar Sekolah, menyiapkan tenaga kependidikan luar sekolah yang memiliki Kompetensi: 1) Pengelola program satuan PLS, 2) Fasilitator pusat kegiatan belajar masyarakat, 3) Pelaku wirausaha sosial dan pemberdayaan masyarakat.
D. BIDANG KEAHLIAN
Mengacu pada Kepmendiknas Nomor 232/U/2000, serta SK Mendiknas No. 045/U/2002, mengenai prospek bidang pekerjaan  lulusan Program Studi  S1 Pendidikan Luar Sekolah, adalah sebagai Pengelola & Pengembang Program PLS/PNFI serta fasilitator pembelajaran pada lembaga-lembaga PLS/PNFI, yang meliputi:
1.     Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
2.     Pendidikan Orang Dewasa
3.     Pendidikan Kepemudaan
4.     Pendidikan  Kesetaraan
5.     Pendidikan  Keaksaraan
6.     Pendidikan Pemberdayaan Perempuan
7.     Pendidikan Masyarakat dan  Pelatihan Kerja
Pendidikan dan Pelatihan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik (akademik, keterampilan-kewirausahaan) sesuai dengan kebutuhan.
PENDAFTARAN
Pendaftaran Mahasiswa baru dilakukan secara bersamaan melalui Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi  Negeri (SNMPTN) undangan, bidik misi maupun tertulis dan seleksi mandiri (SM) UNY.
TENAGA EDUKATIF
Guna mendukung terlaksananya proses pembelajaran yang bermutu. Program Studi PLS memiliki tenaga edukatif tetap berjumlah 17 orang, terdiri dari 3 Guru Besar 5 orang  Doktor, 9 orang Magister (dua dosen sedang menempuh program Doktor), secara lebih rinci tenaga edukatif tersebut adalah:
1)     Prof. Dr. Wuradji, M.S
2)     Prof. Dr. Sodiq Azis Kuntoro, M.Ed
3)     Prof. Dr. Yoyon Suryono, M.S
4)     Sumarno, Ph.D
5)     Dr. Sugito, MA
6)     Dr. Sujarwo, M.Pd
7)     Dr. Puji Yanti Fauziah, M.Pd
8)     Dr. Iis Prasetya, MM
9)     Al. Setya Rohadi, M.Kes (sedang S3)
10) Entoh Tohani, M.Pd (sedang S3)
11) Nur Djazifah ER, M.Si
12) Mulyadi, M.Pd
13) S.W. Septiarti, M.Si
14) RB. Suharta, M.Pd
15) Widyaningsih, M.Si
16) Hiryanto, M.Si
17) Lutfi Wibawa, M.Pd.
F.  FASILITAS PEMBELAJARAN
Fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran disediakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta/Fakultas Ilmu Pendidikan/Program Studi Pendidikan Luar Sekolah maupun hasil kerjasama dan bantuan dari masyarakat  serta sumber lain,   meliputi: Ruang Kuliah yang cukup representative, Laboratorium  Komputer yang dilengkapi dengan LCD, OHP, Lap Top,  Handy Cam, Slide Projector,  Walk Man, TV,  VCD Player, Mini Compo, Tape Recorder, Camera manual dan digital,untuk meningkatkan skill dan kemampuan professional yang terkait dengan pengembangan media pembelajaran PLS., Perpustakaan Fakultas/Jurusan untuk mendukung kajian keilmuan PLS.
Dalam mendukung mempersiapkan lulusannya agar memiliki kompetensi utama sebagai Pendidik Luar Sekolah maupun beberapa kompetensi pendukung lainnya, Program studi PLS telah mempersipkan fasilitas pendukung berupa  Laboratorium di Luar Kampus“Rumah Pintar Omah Pasinaon di Gunung Kidul yang merupakan rintisan dari mahasiswa PLS UNY yang bernama Yudan Hermawan angkatan 2009 yang sekarang sudah Wisuda”, dengan mitra beberapa PKBM, LSM dan SKB, BPKB, BP2KS,  Laboratorium Pendidikan Anak Usia Dini yang berlokasi di Kampus UPP II Jl Bantul Yogyakarta sebagai ajang penelitian dosen maupun mahasiswa, praktek perkuliahan, kegiatan PPL-KKN, pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan akademik lainnya, serta  berbagai kegiatan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.
G. UNIT LAYANAN MASYARAKAT
Program studi Pendidikan Luar Sekolah menyediakan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan berkaitan dengan kegiatan–kegiatan dibidang pendidikan luar sekolah dan pembelajaran masyarakat, seperti penyuluhan, pelatihan, penelitian, diklat dan sebagainya.
PROSPEK LULUSAN PLS
Lulusan PLS FIP UNY telah bekerja dibeberapa instansi pemerintah (Depdikbud, Dikmas, P2PAUDNI, BPKB, SKB, Dinsos, BKKBN, Penmas, Depnaker dll) dan Swasta (Peneliti, trainer, Konsultan PLS, Penmas, Pengelola PKBM, LSM,  Wirausaha, dll).
Prestasi pengembangan yang pernah diraih hingga saat ini:
Pemenang Program Hibah Kompetisi A-2 tahun 2005-2007
Pendampingan PKBM 2 periode (2010-2011)
Pemberantasan Buta Aksara 2008-2010
Kajian Rumah pintar, taman pintar dan komunitas pintar 2010
Efikasi Kebijakan PNFI (2010)
Kajian Aksara Kewirausahaan (2011)
Beberapa penelitian tahun 2011-2012 (Stranas, Hikomp, Hibah bersaing)
Untuk informasi lebih lanjut hubungi Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Telp. (0274) 586168 psw 369. HP. 08156853559 (hiryanto), HP.085647096663 (Sujarwo), 08195009494 (Lutfi Wibawa)
Membelajarkan Masyarakat, Memfasilitasi DIKLAT, Pemberdayaan Masyarakat dan Berwirausaha Komitmen kami


kilas UNY, PLS, dan Makrab PLS UNY




sumber
sebaran brosur profil PLS FIP UNY 2013
video PLS by M  Faisal


JURUSAN/PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Alamat : Kampus UNY Karangmalang Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 586168 Psw 369 
A.     LATAR BELAKANG
          Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS)  pada awalnya terlahir dengan nama Program studi Pendidikan Sosial (PS) pada tanggal 19 September 1955, saat ini  menjadi salah satu program studi  di lingkup Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, memfokuskan diri pada kajian-kajian di luar sistem persekolahan, merujuk pada Undang-undang  No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional secara operasional Program Studi Pendidikan Luar Sekolah diarahkan pada penyiapan tenaga PLS yang berkemampuan mengelola satuan pendidikan luar sekolah, memfasilitasi proses pembelajaran dan memperhatikan warga belajar dalam berbagai dimensinya, mengarahkan pada kepemilikan dan perkembangan intelegensi, kebutuhan belajar, keterampilan belajar, keterampilan fungsional, keterampilan wirausaha, serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional, dan kemandirian masyarakat.
B.     VISI dan  MISI
1.     VISI :
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah yang unggul di tingkat nasional yang berlandaskan ketaqwaan, kemandirian, kecendikiaan, dan berwawasan kebangsaan.
2.     MISI :
a       Mengembangkan praksis pendidikan luar sekolah yang memberdayakan masyarakat yang berkarakter
b       Membelajarkan masyarakat secara berkelanjutan menuju tercapainya masyarakat belajar yang berlandaskan nilai-nilai ketakwaan. Kemandirian dan rensponsif terhadap tuntutan masyarakat
c       Menyelenggarakan pendidikan professional yang berbasis penelitian
d       Melaksanakan  praktek pembelajaran dalam bidang dan program pendidikan luar sekolah.

C.    TUJUAN
Program Studi Pendidikan Luar Sekolah menyelenggarakan pendidikan akademik program studi S1 Pendidikan Luar Sekolah, menyiapkan tenaga kependidikan luar sekolah yang memiliki Kompetensi: 1) Pengelola program satuan PLS, 2) Fasilitator pusat kegiatan belajar masyarakat, 3) Pelaku wirausaha sosial dan pemberdayaan masyarakat.
D. BIDANG KEAHLIAN
Mengacu pada Kepmendiknas Nomor 232/U/2000, serta SK Mendiknas No. 045/U/2002, mengenai prospek bidang pekerjaan  lulusan Program Studi  S1 Pendidikan Luar Sekolah, adalah sebagai Pengelola & Pengembang Program PLS/PNFI serta fasilitator pembelajaran pada lembaga-lembaga PLS/PNFI, yang meliputi:
1.     Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
2.     Pendidikan Orang Dewasa
3.     Pendidikan Kepemudaan
4.     Pendidikan  Kesetaraan
5.     Pendidikan  Keaksaraan
6.     Pendidikan Pemberdayaan Perempuan
7.     Pendidikan Masyarakat dan  Pelatihan Kerja
Pendidikan dan Pelatihan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik (akademik, keterampilan-kewirausahaan) sesuai dengan kebutuhan.
PENDAFTARAN
Pendaftaran Mahasiswa baru dilakukan secara bersamaan melalui Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi  Negeri (SNMPTN) undangan, bidik misi maupun tertulis dan seleksi mandiri (SM) UNY.
TENAGA EDUKATIF
Guna mendukung terlaksananya proses pembelajaran yang bermutu. Program Studi PLS memiliki tenaga edukatif tetap berjumlah 17 orang, terdiri dari 3 Guru Besar 5 orang  Doktor, 9 orang Magister (dua dosen sedang menempuh program Doktor), secara lebih rinci tenaga edukatif tersebut adalah:
1)     Prof. Dr. Wuradji, M.S
2)     Prof. Dr. Sodiq Azis Kuntoro, M.Ed
3)     Prof. Dr. Yoyon Suryono, M.S
4)     Sumarno, Ph.D
5)     Dr. Sugito, MA
6)     Dr. Sujarwo, M.Pd
7)     Dr. Puji Yanti Fauziah, M.Pd
8)     Dr. Iis Prasetya, MM
9)     Al. Setya Rohadi, M.Kes (sedang S3)
10) Entoh Tohani, M.Pd (sedang S3)
11) Nur Djazifah ER, M.Si
12) Mulyadi, M.Pd
13) S.W. Septiarti, M.Si
14) RB. Suharta, M.Pd
15) Widyaningsih, M.Si
16) Hiryanto, M.Si
17) Lutfi Wibawa, M.Pd.
F.  FASILITAS PEMBELAJARAN
Fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran disediakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta/Fakultas Ilmu Pendidikan/Program Studi Pendidikan Luar Sekolah maupun hasil kerjasama dan bantuan dari masyarakat  serta sumber lain,   meliputi: Ruang Kuliah yang cukup representative, Laboratorium  Komputer yang dilengkapi dengan LCD, OHP, Lap Top,  Handy Cam, Slide Projector,  Walk Man, TV,  VCD Player, Mini Compo, Tape Recorder, Camera manual dan digital,untuk meningkatkan skill dan kemampuan professional yang terkait dengan pengembangan media pembelajaran PLS., Perpustakaan Fakultas/Jurusan untuk mendukung kajian keilmuan PLS.
Dalam mendukung mempersiapkan lulusannya agar memiliki kompetensi utama sebagai Pendidik Luar Sekolah maupun beberapa kompetensi pendukung lainnya, Program studi PLS telah mempersipkan fasilitas pendukung berupa  Laboratorium di Luar Kampus“Rumah Pintar Omah Pasinaon di Gunung Kidul yang merupakan rintisan dari mahasiswa PLS UNY yang bernama Yudan Hermawan angkatan 2009 yang sekarang sudah Wisuda”, dengan mitra beberapa PKBM, LSM dan SKB, BPKB, BP2KS,  Laboratorium Pendidikan Anak Usia Dini yang berlokasi di Kampus UPP II Jl Bantul Yogyakarta sebagai ajang penelitian dosen maupun mahasiswa, praktek perkuliahan, kegiatan PPL-KKN, pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan akademik lainnya, serta  berbagai kegiatan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.
G. UNIT LAYANAN MASYARAKAT
Program studi Pendidikan Luar Sekolah menyediakan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan berkaitan dengan kegiatan–kegiatan dibidang pendidikan luar sekolah dan pembelajaran masyarakat, seperti penyuluhan, pelatihan, penelitian, diklat dan sebagainya.
PROSPEK LULUSAN PLS
Lulusan PLS FIP UNY telah bekerja dibeberapa instansi pemerintah (Depdikbud, Dikmas, P2PAUDNI, BPKB, SKB, Dinsos, BKKBN, Penmas, Depnaker dll) dan Swasta (Peneliti, trainer, Konsultan PLS, Penmas, Pengelola PKBM, LSM,  Wirausaha, dll).
Prestasi pengembangan yang pernah diraih hingga saat ini:
Pemenang Program Hibah Kompetisi A-2 tahun 2005-2007
Pendampingan PKBM 2 periode (2010-2011)
Pemberantasan Buta Aksara 2008-2010
Kajian Rumah pintar, taman pintar dan komunitas pintar 2010
Efikasi Kebijakan PNFI (2010)
Kajian Aksara Kewirausahaan (2011)
Beberapa penelitian tahun 2011-2012 (Stranas, Hikomp, Hibah bersaing)
Untuk informasi lebih lanjut hubungi Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Telp. (0274) 586168 psw 369. HP. 08156853559 (hiryanto), HP.085647096663 (Sujarwo), 08195009494 (Lutfi Wibawa)
Membelajarkan Masyarakat, Memfasilitasi DIKLAT, Pemberdayaan Masyarakat dan Berwirausaha Komitmen kami











sumber :
brosur terbaru menganai profil PLS FIP UNY 2013