Jumat, 28 Februari 2014

RENCANA USAHA

AYAM SETAN MANG DEPI
A.    LATAR BELAKANG
Makanan, makanan ini sangatlah mutlak dibutuhkan oleh manusia baiktidak membutuhkan, tidak ada manusia yang makanan. Makanan ini dimakan oleh manusia yang nantinya setelah dimakan, makanan tersebut akan dicerna oleh sistem percernaan manusia untuk menghasilkan energy. Energi inilah yang menjadikan sumber tenaga bagi ativitas manusia baik aktivitas fisik jasmani ataupun aktivitas yang berhubungn dengan ruhaniah.  Pada umumnya manusia akan makan tiga kali dalam sehari untuk menghasilkan energy untuk disuplay ke organ-organ manusia.  Untuk itu makanan tidak akan berhenti dikonsumsi oleh manusia selama manusia tersebut masih hidup di dunia ini. semakin banyak manusia ataupun aktivitas manusia berarti semakin banyak yang dibutuhkan oleh manusia. Apalagi di daerah  Yogyakarta ini, banyak pendatang dari seluruh penjuru daerah di Indonesia, pendatang ini dari golongan pelajar, wisatawan, dan lain-lain.
Makanan yang akan dijadikan sebagai usaha awal kami adalah makanan yang berbahan dasarkan utmanya adalah ayam. Ayam pada umumnya sangat digemari oleh kebanyakan orang, baik karena rasa dasar dari ayam yang enak ataupun dari kandungan gizi dari ayam tersebut. Ayam banyak sekali diternakan atau dibudidayakan oleh para peternak, selain itu makanan berbahan dasarkan ayam tidak pernah sepi peminatnya. Maka dari itu makanan berbahan dasarkan ayam ini sangat mudah didapat sehingga jika berbisnis dengan kuliner ayam ini tidak akan khawatir kehabisan pasokan ayam. Apalagi penikmat kuliner berbahan dasarkan ayam ini banyak.
Kuliner yang berbahan dasarkan ayam ini akan diolah menjadi ayam bakar dan goring tentunya dilengkapi dengan nasinya juga. Ayam ini dimasak dengan racikan bumbu yang khas sehingga menghasil cita rasa yang khas, berbeda dari ayam bakar dan goreng lainnya. Ayam bakar/goreng kami dinamakan dengan “Ayam Setan Mang Depi”, dinamakan ayam setan mang depi sebab ayam ini mempunyai kepedesan yang khas Purbalinga sedangkan nama mang Depi bermakna penggagas dari kuliner tersebut. Rasa yang pedas dipdukan dengan bumbu yang khas, akan menjadi perpaduan bumbu yang khas sehingga menghasilkan cita rasa yang khas, yang tidak akan mudah dilupakan. Kekuatan utama dari usaha ini adalah dari perpaduan dari bumbu tersebut. Karena kekhasan/keunikan ini makanan ini sangat khas selain itu dari segi namanya juga unik dan menimbulkan akan membuat penasaran orang untuk mencoba.

B.     CARA MELAKUKAN
1.      Penyediaan barang
a.       Untuk penyediaan barang seperti modal/biaya tetap kami sesuai dengan hasil survei dilapangan, dengan mempertimbagkan kulitas dan harga yang sesuai. Barang tetap yang dibutuhkan dalam usaha tersebut sperti piring, gelas, tempat masak, cobek dll langsung dibeli dari toko yang telah diservei, namun ada beberapa barang yang diperoleh langsung dari tempat produksinya agar mendapat harga yang murah dibandingkan dengan harga barang yang telah dijual disampai di toko ataupun pasar barang tetap tersenut berupa meja, cobek dll.
Selain itu barang variebel juga diperoleh dari tempat produksi langsung :
1)      Ayam dibeli langsung dari tempat ternaknya tetapi ayam yang sudah disembelih dan dibersihkan
2)      Beras dibeli langsung dari tempat penggilingan padi
3)      Cabai dibeli langsung dari petani
4)      Kol kubis, dll dibeli dari petani.
5)      Barang lainnya dicari ditempat yang murah, tentunya dengan melakukan survei
2.      Cara penyampaian
Cara penyampaiannya menggunakan menggunakan banner yang dipasang di depan warung “Ayam Setan Mang Depi” dengan menggunakan gambar yang menggugah selera makan, serta tulisan yang menarik. Dengan begitu  diharapkan dapat membuat orang menjadi ingin mencoba kuliner ““Ayam Setan Mang Depi”
Selain itu, kami memanfaatkan media sosial yang dianggap banyak dikunjungi orang sperti facebook, twitter, atau dengan membuat blog/web resmi kami. Sehingga kami dapat mempromosikan kuliner kami.
Kemudian cara penyampain yang alamiah, maksudnya penyampaian ini dilakukan oleh orang lain yang telah merasakan kuliner ayam setan mang depi, secara sengaja atau tidak sengaja. Meraka akan berbagi cerita dengan orang lain terkait dengan citarasa yang khas mengenai ayam setan mang depi.
3.      Cara pembayaran
Cara pembayaran warung makan ini sama dengan warung makan pada umumnya, pelanggan membayarnya di kasir setelah selesai makan.
Produksi ini berawal dari yang kecil maksudnya membeli barang dagang awalnya hanya sedikit atau hanya membuat beberapa porsi saja dengan uang iuran dari kelompok pembuatan produksi ini. Jadi intinya uang didapat dari iuran anggota kelompok.
C.     SUMBER DAYA MANUSIA
Awal usaha ini akan dilakukan dengan sederhana terlebih dahulu, atau kecil-kecilan. Tentunya hanya akan menyerap tenaga yang tidak banyak yaitu sekitar tiga orang saja.
Tiga orang tersebut itu akan mendapat peran yang berbeda-beda sesuai dengan kompetensi yang dimikinya. Yang pertama adalah bertugas untuk memasak. Orang kedua bertugas untuk membuat minum dan mengantarkan makanan tsb. Yang ketiga bertugas sebagai kasir. Kompetensi utamanya adalah memasak di mana ke tiga orang tersebut adalah dapat memasak masakan tersebut, dapat memilih bahan makanan  dan bumbu makanan yang baik, serta yang tidak kalah penting adalah sikap yang ramah, sopan, santun, dan kemampuan manajemen keuangan. Ketiga orang yang dimaksud yaitu penyusun bisnis plan ini.
D.    TEMPAT
Rintisan usaha ini akan dibuka di Bantul, sebab letaknya yang strategis. Sehingga peluang untuk menarik pelanggan sangat besar. Selain itu tempat usaha ini sangat dekat dengan pasokan bahan dasar makanan atau bumbu-bumbu laiinya sehingga akan lebih mengefesiensi waktu, dengan adanya penghematan waktu diharapkan dapat memajukan usaha ini. tempatnya menyewa di Jalan Parang Tritis Km 5, Bantul.
Design tempat ini menggunakan lesehan, lesehan ini sangat khas dengan budaya Jawa, dan akan menimbulkan nuansa kearifan lokal. Apalagi lokasinya di Yogyakarta yang  terkenal dengan budayanya yang sangat kuat. Selain itu dinding  warung menggunakan bambu. Sedangkan ruangannya terdapat  tujuh meja , karpet dll. Jadi inti dari design warung ini dengan mengkombinasikan budaya jawa dan memanfaatkan sarana modern seperti karpet, dsb.
E.     WAKTU
Rencana awal usaha ini akan dilaksanakan pada 26 Januari 2014, sebab harus mempersiapkan kebutuhan/modal tersebut. selain itu mempertimbangkan bahwa awal sampai pertengahan januari akan ada ujian akhir semester. Dengan begitu kami bisa fokus terhadap ujian terlebih dahulu.
F.     CARA MELAKUKAN
Produksi ini dilakukan sendiri terlebih dahulu maksudnya yang membeli , memasak , menyajikan dan melayani adalah dari anggota kelompok ini setelah terlihat keuntungan yang lumayan baru mulai mencari karyawan untuk produksi makanan ini.
G.    RENCANA KEUANGAN
1.      Biaya tetap
Nama Barang
Satuan
Harga Satuan
Total Harga
Kompor gas
1
Rp. 200.000
Rp. 200.000
Panci besar
1
Rp. 75.000
Rp. 75.000
Mejikom
2
Rp. 300.000
Rp. 600.000
wajan ukuran sedang
2
Rp. 35.000
Rp. 70.000
Piring
10 lusin
Rp. 50.000
Rp. 500.000
Gelas
10 lusin
Rp. 40.000
Rp.400.000
tempat tisu
7
Rp. 35.000
Rp. 35.000
meja sedang
10
Rp. 50.000
Rp. 500.000
Karpet
40
Rp. 15.000
Rp. 600.000
Cobek
2
 Rp. 50.000
Rp. 100.000
Termos Es

Rp. 65.000
Rp. 65.000
Tempat air      

Rp 40.000
Rp. 40.000
Ember
3
Rp. 10.000
:Rp. 30.000
Rak piring & gelas

Rp. 80.000
Rp. 80.000
Pisau   
5
Rp. 8.000
Rp. 40.000
Telenan
5
Rp. 10.000
Rp. 50.000
3 Baskom

Rp. 10.000
Rp. 30.000
cetakan nasi                 :
3
Rp. 5.000
Rp. 15.000
Banner
1x3m
Rp. 45.000
Rp. 45.000
Sewa tempat
1 tahun
Rp. 4.000.000
Rp. 4.000.000
Total


Rp. 7.275.000  


2.      biaya Variabel
Nama barang
Satuan
Harga satuan
Total harga
Daging Ayam
10 kg
Rp. 20.000
Rp. 200.000
Beras
4 kg
Rp. 8.000
Rp. 32.000
The
1 pak
Rp. 20.000
Rp. 20.000
Jeruk
1 kg
Rp. 15.000
Rp. 15.000
Cabe Rawit Merah
3 Kg
Rp. 25.000
Rp. 75.000
Bawang merah
5 ons
Rp. 2.000
Rp. 10.000
Bawang putih
5 ons
Rp. 1.500
Rp. 7.500
Merica
1 ons
Rp. 10.000
Rp. 10.000
Ketumbar
1 ons
Rp. 5.000
Rp. 5.000
Gula pasir
1 kg
Rp. 12.000
Rp. 12.000
Garam
2 ons
Rp. 500
Rp. 1.000
Penyedap rasa

Rp. 10.000
Rp. 10.000
Kubis
2 kg
Rp. 2500
Rp. 5.000
Mentimun
1 kg
Rp 5.000
Rp. 5.000
Minyak goreng
0,5 L
Rp. 6.000
Rp. 6.000
LPG 3 Kg

Rp. 15.000
Rp. 15.000
Es batu

Rp 5.000
Rp 5.000
Total


Rp. 366.000



3.      Analisis biaya untuk hari pertama
Nama Barang
Total Harga
penyusutan 1 tahun
Penyusutan 1 bulan
Penyusutan 1 ha
Kompor gas
 Rp  200.000
 Rp  40.000
Rp. 3.333,33
 Rp. 109,59
Panci besar
 Rp. 75.000
 Rp. 7.500
 Rp. 625,00
 Rp 20,55
Mejikom
 Rp. 600.000
 Rp. 120.000
 Rp  1.000
 Rp. 328,77
wajan ukuran sedang
 Rp. 70.000
 Rp. 7.000
 Rp. 583,33
 Rp. 19,18
Piring
 Rp. 500.000
 Rp. 5.000
 Rp  4.166,67
 Rp. 136,99
Gelas
 Rp. 200.000
 Rp. 20.000
 Rp. 1.666,67
 Rp. 54,79
tempat tisu
 Rp. 35.000
 Rp. 3.500
 Rp. 291,67
 Rp. 9,59
meja sedang
 Rp. 500.000
 Rp. 50.000
 Rp. 4.166,67
 Rp. 136,99
Karpet
 Rp. 600.000
 Rp. 60.000
 Rp. 5.000,00
 Rp. 164,38
Cobek
 Rp. 100.000
 Rp. 10.000
 Rp. 833,33
 Rp. 27,40
Termos Es
 Rp. 65.000
 Rp. 6.500
 Rp. 541,67
 Rp. 17,81
Tempat air
 Rp. 40.000
 Rp. 4.000
 Rp. 333,33
 Rp. 10,96
Ember
 Rp. 30.000
 Rp. 6.000
 Rp. 500,00
 Rp. 16,44
Rak piring & gelas
 Rp. 80.000
 Rp. 16.000
 Rp. 1.333,33
 Rp. 43,84
Pisau
 Rp.  40.000
 Rp. 4.000
 Rp. 333,33
 Rp.  10,96
Telenan
 Rp. 50.000
 Rp. 5.000
 Rp. 416,67
 Rp. 13,70
3 Baskom
 Rp. 30.000
 Rp. 3.000
 Rp. 250,00
 Rp. 8,22
cetakan nasi
 Rp. 15.000
 Rp. 1.500
 Rp. 125,00
 Rp. 4,11
Banner
 Rp.  45,000
 Rp.  4.500
 Rp. 375
 Rp. 12,33
sewa tempat
 Rp. 4.000.000
 Rp. 4.000.000
 Rp. 333.333,33
 Rp. 10.958,90
 Total
 Rp. 7.275.000
 Rp. 4.418.500
 Rp. 359.208,33
 Rp. 12.105,48

a.       Modal awal.
berdasarkan dari rencana  di atas maka modal awalnya, total biaya variebel ditambah dengan total biaya penyusutan satu hari. Biaya totalnya variabelnya adalah Rp. 366.000,  dan total biaya penyusutan satu hari adalah Rp. 12.105,48. Jadi modal awalnya yaitu Rp. 378. 105,48
b.      Sewa tempat
Sewa tempat yang akan kami rencanakan adalah dijalan di daerah bantul dengan baiaya Rp. 4.000.000 pertahunya. Luas tempatnya 40.
c.       Produk
Produk yang kami tawarkan dalah makanan berbahan dasarkan ayam, sederhanya kami menawarkan makanan yang terdiri dari nasi, lalapan, sambel dan ayam (paha/dada) dengan harga perporsinya Rp. 10.000. Harga tersebut ditentukan setelah melakukan survey di lapangan, serta minumnya  teh  (es/hangat/panas) dengan harga Rp 2.000/gelas dan jeruk Rp. 2.000/gelasnya.  Dalam hal ini, penjualanan menggunakan sistem paket, semua paket memiliki harga yang sama yaitu Rp. 12.000 yang terdiri dari nasi, ayam, lalapan, sambal, minum teh/jeruk.
d.      BEP (titik Impas)
BEP (titik Impas) adalah dimana suatu usaha tidak mengalami kerugian atau keuntungan
Untuk mencari BEP, maka rumusnya adalah BEP =
Biaya kontribusi dapat dicari dengan harga jual-biaya varibel per unit. Sedangkan biaya varibel perunit dapat dicari dengan rumus TVC = VC x Q
Keterangan.
1)      TVC = Biaya variabel total
2)      VC = Biaya variabel per unit
3)      Q = Jumlah produksi
Biaya varibel total Rp. 366.000 digunakan untuk memproduksi 70 porsi menu ayam setan. Maka VC= TVC/Q, VC= 366.000/70=  Rp. 5.228,571.
Jadi biaya varibelnya per unit Rp. 5.228,571.
Dengan diketahui biaya variabel per unit, biaya tetap, harga jual per unit. Maka dapat dihitung BEPnya,
BEP=
            =
            =    1,074.37 unit atau porsi.
Jadi usaha kami akan memperoleh keuntungan dengan menjual 1.074, 37 unit atau porsi ayam setan. Hal tersebut belum dihitung dengan penjualan minumnya. Jadi perhitungan BEP kami limpahkan pada ayam setan, maka dengann menjual minumnya sudah mendapat keuntungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar